Rutinitas pagi sebagai IRT ya belanja buat sarapan pagi. Itu sudah menu wajib buat emak-emak seperti saya yang tinggal jauh dari orang tua. Mandiri untuk membangun rumah tangga yang InsyaAllah Sakinah Mawaddah Warrohmah. Aamiin.
Sarapan pagipun siap, siap di santap dinikmati suami dan anak-anak. Emaknya cukup sarapan sebungkus sari kedelai dan beberapa keping biskuit R*ma kelapa. Cukuplah buat ganjel perut. Selagi anak-anak dan suami sarapan lanjut tugas berikutnya menyetrika baju yang sudah seperti anak gunung Kelud yang siap meletus. Iya masih perlu belajar lagi tentang managemen waktu. Biar lebih sip lagi tugas domestik dan mengelola usaha bisa berjalan seiringan dan tidak keteteran.
Enak kalau anak-anak bisa mandiri makan sendiri tanpa minta di suapin. Jadi bisa di sambi mengerjakan kerjaan domestik yang belum selesai. Menyetrika di pagi hari itu sudah hal biasa apa lagi pas baju seragam suami yang belum tersentuh setrika, bisa keteteran tugas lainnya. Saking rajinnya sebagai seorang Istri. hehehehe
Pinter saja kalau disuruh ngeles. Memang kalau yang namanya rejeki itu tidak bisa ketukar. Seperti pagi ini yang Rejekinya Istri Sholehah yang mendadak rajin menyetrika semua baju di almari. Tiba-tiba ada Pangeran Antasari tersenyum dengan gagahnya. Alhamdulillah bisa buat jajan jamu pegel linu efek nyetrika rodi.
Hayo... Emak-emak ngaku siapa yang biasanya dapat rejeki istri sholehah?!
Salam buat istri sholehah seluruh indonesia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar